Rabu, 13 Februari 2013

Sistem Basis Data

Ridvandani Dwi Purnomo Aji
672012078 
Sistem Basis Data - G  
 
Sistem 
Sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan tertentu


Sistem Database
Sistem database adalah sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah sistem komputer) dan sekumumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file (tabel-tabel) tersebut.


Komponen Sistem Basis Data

  1. Hardware (perangkat keras), berupa PC, media penyimpanan sekunder, dan alat komunikasi system jaringan.
  2. Sistem operasi, system yang mengendalikan kerja hardware dan software Database, adalah basis data yang dikelola.
  3. DBMS (Database Management System), adalah perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengelola database. Contoh softwarenya adalah SQL Server, Oracle, Informix, Sybase, dBase.
  4. User, adalah pengguna dan perancang/pembuat database.
  5. Software tambahan, adalah software yang menunjang kinerja database. Boleh dipakai boleh tidak. Jika dipakai lebih baik.


Abstraksi Data
Abstraksi data adalah tingkatan/level dalam bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data.


Bagaian Penyusun Abstraksi Data


  1. Physical level. Level ini adalah level terendah yang menunjukkan bagaimana suatu data disimpan. 
  2. Conceptual level. Level konseptual menunjukkan data apa yang sebenarnya di simpan dalam basis data dan hubungannya dengan data yang lain.
  3. View level. Menunjukkan data yang hanya dibutuhkan oleh pengguna / user. 


Hubungan Bagian Penyusun Abstraksi Data





  1. Phyical view menunjukkan bagaimana suatu data disimpan.
  2. Conceptual view menunjukkan data apa yang sebenarnya disimpan oleh basis data dan hubungannya dengan data lain.
  3. View level menunjukkan data apasaja yang dibutuhkan oleh pengguna / user      

Manfaat Sistem Basis Data

  1. Menghindari redudansi data / kerangkapan data 
  2. Menghindari inkonsistensi data 
  3. Data menjadi lebih aman dengan berbagai macam proteksi. Seperti system login 
  4. Pemakai dapat menggunakan data yang sama dengan berbagai cara Program dapat diubah tanpa mempengaruhi program lainnya 
  5. Struktur basis data logis dapat diubah tanpa mempengaruhi program yang ada 
  6. Struktur data fisik dapat diubah tanpa mempengaruhi program atau struktur logis 
  7. Hardware penyimpan dapat diubah tanpa mempengaruhi basisdata logis maupun program
Selengkapnya...

Rabu, 06 Februari 2013

Sistem Basis Data [ridvandani dwi p.a - 672012078]

Ridvandani Dwi Purnomo Aji
672012078
Sistem Basis Data - G
 
Data 
Data adalah angka, simbol, huruf yang masih bersifat mentah dan belum diolah. Data tersebut masih beridiri sendiri-sendiri sehingga perlu adanya pengolahan data sehingga menjadi terorganisasi menjadi sebuah informasi.
 
 
Jenis-jenis / Tipe-tipe Data
Data menurut jenisnya
Data menurut jenisnya dibagi menjadi dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif
  1. Data kualitatif, adalah data yang berdasarkan kualitas. Misalnya jenis kelamin, pendidikan, suhu, warna.
  2. Data kuantitatif, adalah data yang berbentuk angka. Misalnya jarak, tinggi badan, umur. Data kuantitatif dibagi menjadi dua yaitu data diskrit dan data kontinu.
Data menurut sumbernya
Data menurut sumbernya dibagi menjadi dua yaitu data internal dan data eksternal
  1. Data internal, adalah data yang menggambarkan suatu keaadaan dalam sebuah organisasi.
  2. Data eksternal, adalah data yang menggambarkan suatu keadaan diluar sebuah organisasi.
Data menurut cara memperolehnya
Data menurut cara memperolehnya dibagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder
  1. Data primer adalah data yang diperolah dan diolah langsung dari objeknya
  2. Data sekunder adalah data yang diperoleh dalam bentuk yang sudah jadi.
Data menurut waktu pengumpulannya
Data menurut waktu pengumpulannya dibagi menjadi tiga yaitu data cross-section, data berkala, data panel.
  1. Data cross-section, adalah data yang dikumpulkan pada waktu tertentu dan menggambarkan keadaan ada waktu tersebut.
  2. Data berkala, adalah data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu.
  3. Data panel, adalah data gabungan antara data cross-section dan data berkala

Cara Mengumpulkan Data
Dalam mengumpulkan data dapat dilakukan dengan beberapa metode.
  1. Wawancara, adalah metode dengan bertanya langsung tatap muka kepada nara sumber. Dengan wawancara, si pewawancara dapat bertanya sedetail mungkin kepada yang diwanwancara.
  2. Kuisioner, adalah metode mengumpulkan data dengan cara memberikan beberapa pertanyaan tertulis. Kelebihannya adalah dapat di implementasikan kepada banyak orang secara bersamaan.
  3. Observasi, adalah metode mengumpulkan data dengan cara meneliti atau menganalisa objek yang akan diteliti.
  4. Tes dan skala objektif, adalah metode mengumpulkan data dengan cara melakukan tes kepada objek yang akan diteliti. Misalnya tes bakat-minat, tes sikap, tes nilai.
  5. Metode proyektif, metode mengumpulkan data dengan cara menganalisa suatu objek melalui ekspresi luar dari objek tersebut dalam bentuk karya tulis atau gambar.
  6. Investigasi, adalah metode mengumpulkan data dengan cara menggabungkan metode-metode di atas.
Cara yang paling bagus menurut saya adalah metode investigasi, karena dengan metode tersebut kita dapat mendapatkan data yang benar-benar akurat (valid).
 
 
Informasi
Informasi adalah kumpulan dari data-data yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu informasi yang bermanfaat bagi penerima informasi tersebut.
 
 
Perbedaan Data dan Informasi
Data
  1. Masih bersifat mentah
  2. Digunakan untuk pengolahan data lebih lanjut
  3. Belum memilikki nilai guna bagi penerima data tersebut.
Informasi
  1. Hasil dari olahan data, sehingga lebih berguna bagi penerima informasi tersebut
  2. Digunakan untuk pengambilan keputusan

Basis Data
Basis data adalah kumpulan dari beberapa data yang saling berhubungan. Basis data juga dapat memudahkan user mendapatkan data, mengatasi kerangkapan data, mengatasi kesulitan dalam mengakses data. 
Disamping itu terdapat beberapa kekurangan dalam penggunaan database. Yaitu mahalnya biaya operasional dalam membangun sebuah database yang besar. Peralatan yang dibutuhkan adalah server yang harganya cukup mahal. Membayar biaya maintenance database tersebut. Dan membayar sumber daya manusia yang mengelola database tersebut.
 

Jenis-jenis Basis Data
  1. Basis data indiviudal, adalah basis data yang digunakan oleh perorangan misalnya dalam 1 PC.
  2. Basis data perusahaan, adalah basis data yang dapat diakses oleh karyawan / pegawai di perusahaan tersebut.
  3. Basis data terdistribusi, adalah basis data yang disimpan dalam sejumlah komputer. Contohnya adalah bank yang memilikki sejumlah cabang.
  4. Basis data publik, adalah basis data yang dapat diakses oleh semua orang. Misalnya social network, website penyedia layanan surat elektronik. 

Elemen-elemen Penyusun Basis Data
  1. Database, sebagai pusat dari sistem
  2. Hardware, sebagai alat untuk mengelola dan menyimpan database
  3. Software, sebagai pengolah database
  4. Brainware (manusia), sebagi pengelola database. 

Tujuan dan Manfaat Basis Data
  1. Kecepatan dan kemudahan untuk mengakses data
  2. Menyimpan data
  3. Melakukan perubahan, maksudnya data yang disimpan dapat lebih cepat diakses dan diidentifikasi dibandingkan dengan cara manual.
  4. Efisiensi ruang penyimpanan data.
  5. Keakuratan
  6. Ketersediaan
  7. Kelengkapan
  8. Keamanan, maksudnya adalah agar tidak terjadi penyalah gunaan data.

Contoh Penerapan Basis Data
  1. Perbankan
  2. Bidang akademik
  3. Pergudangan
  4. Pendataan barang di toko
  5. Rumah sakit
  6. Website
  7. Kepegawaian

Selengkapnya...